Interaksi Obat Antara Obat Sintetis Dan Herbal

Interaksi Obat Antara Obat Sintetis Dan Herbal

Interaksi obat adalah efek samping yang serius dari obat herbal. Banyak obat yang umum digunakan dapat berinteraksi dengan obat herbal.

Herbal dapat memperkuat efek dari obat, seperti dalam kasus obat penenang, anestesi, dan pengencer darah. Sedangkan mekanisme yang lain mungkin mampu memblokir obat sehingga obat tersebut tidak memiliki efek. Hal ini dapat menyebabkan konsekuensi yang berbahaya.

Interaksi dengan Anestesi Umum

Salah satu efek samping yang paling umum dari obat herbal adalah interaksinya dengan obat farmasi. Bahaya tertentu adalah interaksi antara tumbuhan dan anestesi.

Banyak orang menjalani anestesi umum untuk prosedur rawat jalan dan tes diagnostik serta prosedur pembedahan besar. Tumbuh-tumbuhan tertentu, seperti kava kava dan valerian, mungkin memperbesar efek sedatif dan anestesi umum.

Pasien harus memberitahu dokter anestesi mereka tentang semua herbal, suplemen, vitamin, obat-obatan farmasi dan pengobatan alternatif mereka konsumsi untuk menghindari interaksi obat yang berbahaya.

American Society of Anesthesiologists menyarankan pasien untuk tidak menggunakan obat herbal dua minggu sebelum menerima anestesi apapun, karena begitu banyak herbal dapat berinteraksi dengan anestesi serta menyebabkan komplikasi lain selama prosedur pembedahan.

Peradangan hati

Echinacea, salah satu herbal yang paling populer digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap pilek. Namun, perrlu diperhatikan juga bahwa tanaman ini dapat menyebabkan peradangan hati ketika berinteraksi dengan senyawa farmasi tertentu.

Echinacea juga dapat mencegah kerja obat tertentu yang digunakan untuk mengobati lupus dan gangguan sistem kekebalan lainnya, sehingga pengobatan menjadi tidak efektif.

Interaksi dengan Obat Pengencer Darah

Pasien yang diresepkan obat anti pembekuan darah atau pengencer darah, Coumadin, umumnya disarankan untuk menghindari semua obat herbal kecuali dibahas dan disetujui oleh dokter mereka.

Banyak jenis herbal yang berinteraksi negatif dengan Coumadin dan menyebabkan reaksi yang tidak aman. Herbal yang mampu memperbesar atau meningkatkan aksi Coumadin meliputi:

  • Bawang putih
  • Jahe
  • Ginkgo Biloba

 

Beberapa tumbuhan mampu mencegah atau memblokir Coumadin bekerja. Tumbuhan ini termasuk:

  • Ginseng
  • St John Wort

Beberapa suplemen juga berinteraksi negatif dengan Coumadin dan obat pengencer darah lainnya. Suplemen ini termasuk Co-Q 10 dan ekstrak teh hijau.

Sangat berhati-hati saat mengambil suplemen apapun dengan obat pengencer darah, dan mendiskusikannya dengan dokter Anda.

Hindari Efek Samping Berbahaya

Ambil langkah-langkah tepat untuk menghindari efek samping yang berbahaya. Selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker Anda sebelum menggunakan herbal, suplemen, atau pengobatan alternatif.

Gunakan suplemen dan rempah-rempah dari perusahaan terkenal. Jangan pernah mencoba untuk memanen tumbuhan di alam liar.

Memanen tanaman yang salah, menggunakan bagian yang salah, atau mempersiapkan dosis yang salah, bisa berbahaya atau fatal.

Pembelian suplemen herbal dari produsen yang terpercaya juga memastikan bahwa dosis yang dihasilkan konsisten, membantu Anda untuk memonitor dan mengukur keberhasilan obat herbal menjadi lebih mudah.

pusatqq.org domino 99
  • IndoBola memiliki CS dan Layanan Terbaik 24 Jam yang siap melayani anda
  • harga terjangkau
  • Bonus New Member 20 % . Rollingan Up To 0,5 % . Layanan 24 Jam Non Stop .
  • dokter gigi di jakarta selatan
  • dokter gigi di jakarta selatan